Oleh: karanetclub | Juli 14, 2010

Dahysat! Toko online di facebook.

Facebook emang dahsyat. Selain ajang untuk narsis juga bisa untuk pemasaran produk bisnis kita.Hal diungkapkan oleh mas roniyuzirman,di blognya.Berikut penjelasan mas roniyuzirman.

Perkembangan menarik di Facebook yang saya perhatikan belakangan ini.

Wall saya dan teman-teman saya selalu dipenuhi dengan foto-foto produk.

Album foto saya sendiri jumlahnya sudah lebih dari 1.000, tapi mayoritas bukan foto saya, melainkan foto-foto dari teman yang men-tag nama saya dengan produk-produknya.

Beberapa waktu lalu saya mendapat “petisi” dari pelanggan Manet agar membuat kebijakan khusus bagi agen-agen yang khusus berjualan di Facebook.

Seorang mitra Actual Basic penjualannya begitu fantastis dari Facebook. Tak heran, ini terjadi karena ia memiliki fan page dengan anggota hampir 60.000.

Ia pun mengatakan bahwa perujuk utama ke websitenya bukan lagi dari Google, melainkan dari Facebook.

Kerabat saya yang buka toko di ITC Kuningan punya cerita lain. Ia punya saudara yang setiap hari datang dan memfoto produk-produk dagangannya untuk diupload di Facebook. Kalau ada yang pesan, baru dia beli. “Harganya bisa 2 kali lipat di atas harga saya”, ujarnya sambil geleng-geleng kepala.

List permintaan menjadi teman saya selalu berada di angka 400-500. Setengah dari permintaan itu adalah account nama produk, bukan pribadi. Ada yang merek baju, nama toko, makanan suplemen, konsultan, agen properti dan sebagainya.

Sekarang telah terjadi perubahan besar di Facebook, khususnya yang digunakan oleh orang Indonesia.

Facebook tidak digunakan lagi sebagai ajang narsis pribadi dengan update status seperti “Otw to Sency” atau “nikmatnya makan di Takigawa”. Sekarang sudah berubah dengan terang-terangan menggelar dagangannya di wall orang lain. Ini mirip buka lapak di depan toko orang ya…

Facebook sudah jadi pasar kaget ala kaki lima yang menggelar dagangan di emper-emper toko.

Saya bukan dalam posisi setuju atau tidak. Ini menarik dan kreatif. Saya suka orang-orang yang yang kreatif dan semangat berusaha. Facebook telah dimanfaatkan oleh mereka yang punya jiwa wirausaha.

Beberapa komentar di blog saya juga memberikan testimoni. Ia puas dengan hasil menggelar dagangan di Facebook.

Jadi, jualan online tidak harus punya website toko online ya. Cukup gelar dagangan di wall teman-teman. Ini mirip dengan fenomena ibu-ibu rumah tangga yang berjualan dari arisan ke arisan, di pengajian, atau berkeliling ke rumah tetangga-tetangganya.

Fenomena menarik khas Facebooker Indonesia.


Responses

  1. menarik juga hehehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: