Oleh: karanetclub | Agustus 7, 2010

Bisnis itu Simpel

Pilih Bisnis yang Simpel atau yang Unik?

Peluang berwirausaha dalam bidang TI (Teknologi Informasi) makin terbuka lebar. Apalagi, perkembangan peralatan teknologi informasi sekarang ini semakin canggih dan mudah diakses.

Sayang sekali jika generasi muda Indonesia tak bisa memanfaatkannya. Menurut Nun Jamianto, Direktur Program Profesi Bisnis Universitas Dokter Sutomo (Unitomo) Surabaya, ada seribu satu peluang usaha di sekitar kita yang bisa dioptimalkan. Terutama dengan memanfaatkan teknologi internet. Yang paling penting menurut Nun adalah bagaimana kita bisa mengubah mindset dari orang yang hanya gemar mengkonsumsi menjadi orang yang bisa berproduksi atau berwirausaha.

Demikian sambutan dari Nun Jamianto saat membuka Seminar Bisnis Internet di Auditorium Unitomo Surabaya pada Sabtu, 17 Juli 2010. Seminar ini menghadirkan Brian Arfi faridhi, CEO PT DheZign Online Solution Pemenang Wirausaha Mandiri 2009 Kategori Industri Kreatif Mahasiswa untuk berbagi pengalamannya dalam berwirausaha dalam bidang internet.

“Untuk sukses, Anda tak perlu setampan Tukul Arwana atau membuat hal sefenomenal Ariel. Yang Anda butuhkan hanyalah semangat pantang menyerah”, kata Brian membuka materi “How To Start Your Own Business for IT Entrepreneur” yang disampaikannya.

Banyak orang yang bertanya, bisnis itu lebih baik yang simpel atau yang unik? Menurut Brian, ada konsekuensinya masing-masing. Jika bisnis itu simpel atau dalam artian sudah banyak orang melakukan dan membuktikan keberhasilannya, bisnis tersebut jalannya akan mudah. Akan tetapi, bisnis yang simpel tersebut akan susah dikenali orang. Beda dengan bisnis yang unik.

Bisnis yang mengandalkan keunikan biasanya punya sifat kebaruan, belum banyak orang mempraktekkannya. Oleh karena itulah, untuk memperkenalkannya butuh proses yang sangat panjang. Namun, jika sudah dikenal, orang akan susah melupakannya.

Berbisnis dalam bidang internet pun demikian. Anda perlu memutuskan terlebih dahulu, akan memilih bisnis yang sifatnya simpel sudah banyak orang yang mempraktekkan atau yang unik?

Untuk orang yang mempunyai tekad yang kuat dan tidak gampang menyerah, Brian lebih menyarankan untuk berani mengambil resiko dengan melakukan bisnis yang unik. Meskipun butuh waktu yang lama untuk dikenal, namun dengan melakukan bisnis ini, pelaku bisnis akan bisa merasakan tahap demi tahap perkembangan bisnisnya. Artinya, ia bisa mempelajari setiap proses perjalanan bisnisnya.

Itulah yang ia praktekkan ketika membangun dan mengembangkan PernikMuslim.com, sebuah toko online yang menyediakan barang-barang kebutuhan para muslim. Nah, bagaimana dengan Anda? Lebih memilih bisnis yang simpel atau yang unik?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: