Oleh: karanetclub | Agustus 15, 2010

Belajar internet marketing

sabtu pagi ini saya sengaja tidak membawa sepeda ke tempat kerja. Saya berangkat ke tempat kerja nebeng kakak saya. Kebetulan tempat kerja kakak saya satu arah dengan tempat kerja saya, tempat saya mencari nafkah, mencari ilmu, dan mencari inspirasi. Hari ini saya sengaja tidak membawa tunggangan (sepeda) saya  karena nanti siang sepulang dari tempat kerja sekitar jam 2 ada rencana ke toko buku LEKSIKA di Rawamangun square untuk menghadiri TalkShow Internet marketing bersama Pak AliAkbar dan pak Jethro Jiang dengan TEMA : “Bodoh sekali anda  bisa internet tapi tidak bisa menghasilkan uang”.

Untuk sampai ke tempat acara yang rutin diadakan setiap sabtu sore mengharuskan saya naik angkot 3 kali, ke UKI Cawang dilanjutkan naik jurusan Priok dan terakhir naik metro mini jurusan Senen-Pondok Kopi turun di depan Plaza arion. Sampai di toko buku LEKSIKA ternyata acara baru akan dimulai.

Di awal acara pak Ali akbar menjelaskan sepintas 10 jalur di Internet untuk menghasilkan uang. Pak Jethro sebagai bintang tamu sore ini membahas bab afiliasi yang merupakan salah satu cara menghasilkan uang di internet dengan membantu menjualkan produk orang lain. Dari menit ke menit pembahasan pak jethro sungguh menarik dan membuka wacana berpikir tentang internet marketing. Internet marketing masih merupakan hal baru di Indonesia dan memang belum begitu popular. Membicarakan bisnis internet marketing saat ini bisa dibilang sama saja dengan membicarakan bisnis seluler tahun 90an. Dari namanya saja “Internet marketing” bisa di bilang merupakan metode menjual lewat internet. Dengan sifat internet yang selalu buka 24 jam dan mencakup seluruh dunia, maka potensi dari internet marketing sungguh luar biasa. Di akhir sesi pak Ali akbar memutar video Testimoni dari seorang Habibi Habsyah. Habibi Habsyah merupakan seorang pebisnis internet dengan keterbatasan fisik (cacat fisik) tetapi mampu menghasilkan ribuan dolar dari amazon Artinya jika seorang yang memiliki keterbatasan fisik seperti habibie saja mampu, bagaimana dengan kita yang memiliki fisik normal. Kalau di NLP (Neuro Linguistic Programming) ada salah satu kaidah yang bunyinya “Jika sesuatu itu mungkin bagi seseorang, maka sesuatu tersebut juga mungkin bagi yang lain”.

Pak Ali Akbar juga mengatakan bahwa internet itu seperti HUTAN yang lebat. Jika Anda tidak memiliki Peta-nya, maka uang yang anda cari di internet tidak akan/ sulit anda temukan. Mungkinkah bisa menemukan apa yang kita cari di sebuah hutan yang lebat tanpa bantuan peta petunjuk maupun pembimbing yang sudah terbukti sukses menaklukan hutan tersebut? Padahal hutan tersebut sama sekali belum kita kenal sebelumnya. Jawabanya “mungkin” dan “sangat mungkin”. Bisa saja kita sukses menaklukkan hutan yang lebat menemukan apa yang kita cari dengan usaha sendiri tanpa peta yang jelas, tanpa pembimbing yang sudah terbukti sukses. Namun bisa jadi dalam perjalanannya kita akan banyak menemukan rintangan, berhadapan dengan jurang yang dalam, berhadapan dengan hewan buas, berhadapan dengan semak – semak berduri. Dan kita juga tidak begitu tahu metode untuk menghadapi rintangan – rintangan tersebut. Yang akhirnya di tengah perjalanan muncul Belief system baru di otak kita “bahwa menaklukkan hutan yang sangat lebat ini sangat sulit” dan lagi “No pain No gain, tidak ada keberhasilan tanpa kegagalan”, “saya tidak akan berhasil jika tidak mengalami kegagalan demi kegagalan terlebih dahulu”. Padahal ada orang lain yang sama – sama menjelajahi hutan tersebut berhasil menjelajahi hutan tersebut dan menemukan apa yang dicari dalam waktu yang lebih cepat dan tanpa banyak (bukan tidak sama sekali) berjibaku dengan jurang yang dalam, hewan buas, semak semak berduri atau hambatan – hambatan lainnya. Jika belajar dari orang yang tepat akan menghasilkan tindakan yang tepat dan hasil yang tepat. Di sebuah Artikel yang dahsyat pak Ikhwan Sopa (Motivator) memberi penjelasan sebagai berikut : ‘Anda harus memperbaiki konsepsi tentang “no pain, no gain”. Mengapa? Karena “pain” Anda semestinya berproporsi benar. Memang harus ada “pain”, tapi itu tidak berarti bahwa semua bentuk “pain” harus Anda alami terlebih dahulu. “Pain” Anda haruslah worthed dengan “gain” yang Anda cita-citakan’.

Di salah satu sesi tanya jawab ada salah satu peserta bertanya ke pak Ali akbar mengenai situs jejaring sosial (facebook, twitter, plurk) sebagai salah satu sumber uang di internet. Pak ali akbar mengatakan Twitter lebih baik ketimbang facebook. Dan di luar negeri twitter lagi booming, tetapi di indonesia facebooklah yang saat ini tengah naik daun. Dimana – mana orang membicarakan facebook.

http://tohazakaria.com/belajar-dari-yang-terbaik/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: