Oleh: karanetclub | Agustus 17, 2010

Jalur untuk menjadi kaya

Dulunya Pak Tung adalah penggemar berat Robert Kiyosaki. Dia praktekkan semua ilmunya. Di samping menjadi pembicara, dia juga punya bisnis dan aktif mencari-cari properti untuk passive incomenya. Pak Tung berubah pikiran setelah mengikuti training Wealth Dynamic dari Roger Hamilton di Singapura. Roger Hamilton mengajari yang namanya Wealth Profile.

Maksudnya, untuk menjadi kaya, kita harus tahu dulu karakter pribadi kita. Tidak semua orang bisa menjadi kaya dengan menjadi investor seperti yang diajarkan Kiyosaki. Itu hanya salah satu karakter dari wealth profile saja, yaitu accumulator. Selain itu ada lagi profile yang lain, seperti;
– STAR yaitu dengan menjadi bintang karena dia punya kemampuan yang tidak dimiliki orang lain, contohnya Inul, Kris Dayanti,
– TRADER yaitu tipe pedagang atau spekulator yang beli di harga rendah dan jual di harga tinggi, contohnya George Soros,
– ACCUMULATOR yaitu yang suka mengumpulkan dan menumpuk asset, contohnya adalah Warren Buffet
– LORD, yaitu orang yang kaya dari mempunyai banyak bisnis, contohnya Liem Sioe Liong
– SUPPORTER, yaitu para manajer yang menjadi tulang punggung perusahaannya,
contohnya Jack Welch
– MECHANIC, yaitu orang yang suka bikin sistem dan mengikuti sistem itu untuk
menjadi kaya, contohnya adalah Ray Kroc, pemilik Mc Donald’s.
– CREATOR, yaitu para penemu atau innovator, contohnya Michael Dell, Steve Jobs
(Apple)
– dan DEAL MAKER, dia ini jagonya bikin deal, contohnya Li Ka Shing seorang
konglomerat properti dari Hongkong.

Sepulang dari training itu akhirnya Pak Tung memutuskan untuk fokus menjadi STAR. Dia kurangi waktu dan energinya untuk mencari passive income alias menjadi ACCUMULATOR. Dia create massive income dengan menjadi pembicara sukses di mana-mana. Bayarannya aduhai. Dalam sebulan bisa berbicara di 52 seminar.

Dengan mengetahui wealth profile yang disesuaikan dengan karakter pribadi kita, maka kita bisa mengoptimalkan bakat, keahlian dan passion kita itu. Kalau memang kita jagonya sebagai DEAL MAKER, ya optimalkan saja keahlian itu. Cari SUPPORTER untuk mendukung kita. Kalau kita condong menjadi STAR, optimalkan kemampuan personal branding kita. Jangan diborong semuanya. Ya jadi STAR, TRADER sekaligus ACCUMULATOR. Bingung dan nggak jelas jadinya. Lebih baik fokus kepada menambah nilai keahlian anda dari pada mengurangi kelemahan kita. Bidang yang menjadi kelemahan kita sebaiknya didelegasikan saja kepada orang yang terbaik di bidang itu.

Saya sendiri ada di mana ya? Saya juga masih bingung menentukannnya nih. Sebenarnya nggak sepenuhnya pas 100%, bisa juga ada kecenderungan di profile yang lain. Waktu itu saya sudah sempat daftar trainingnya di Indonesia. Biayanya 4 jutaan. Eh, tiba-tiba dibatalkan gara-gara pesertanya nggak cukup.

So, apa wealth profile anda? Silakan pilih mana yang cocok.

O ya, bukunya Roger Hamilton sudah terbit edisi Indonesianya. Judulnya Wink and Grow Rich. Ini sempat menjadi buku terlaris di Singapura. Uraian Wealth Profile ini juga dimuat di bukunya Tung Desem Waringin berjudul Financial Revolution.

Salam FUUUNtastic TDA.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: