Oleh: karanetclub | Agustus 25, 2010

Jurus marketing inspirasional

Dalam jurus ini,usaha pertama, yakni mendatangkan calon konsumen terlebih dahulu. Hal ini bisa dilakukan antara lain dengan membuat promosi, misalnya dengan headline: GRATIS!

Namun yang harus kita perhatikan,lebih baik lagi jika bisa membuat promosi dengan membuat orang/ konsumen harus berinvestasi terlebih dulu. Contohnya Nakamura healing touch yang menawarkan jasanya di beberapa mal dengan menggunakan host beneficiary. Promosinya bisa bertuliskan: “Gratis pijit 20 menit, bagi setiap pembelian tas/makanan apa pun senilai Rp50.000 ke atas.Anda berhak mendapat voucher pijat teknologi Jepang senilai Rp70.000 (untuk pijat 1 jam).

Untuk pijat 1 jam (harga normal Rp80.000, tetapi dengan voucher ini Anda hanya membayar Rp10.000, dan voucher-nya berlaku hingga tanggal . di cabang-cabang berikut ini (sebutkan). Dan sebaiknya sebelum Anda datang, konfirmasi jam Anda terlebih dahulu,(karena tukang pijat profesional kami terbatas ) ” Ketika orang sudah datang, mereka ditawarkan untuk yang dua jam dengan harga khusus (cukup
membayar Rp30.000 saja, dari yang seharusnya menambah Rp80.000).

Dan pada waktu konsumen masuk, mereka harus dibuat percaya terlebih dahulu. Misalnya bisa memberikan penjelasan bahwa kita mempunyai nilai tambah. Contohnya: Sebelum melakukan pemijatan secara penuh, bisa dilakukan seperti demo praktik pemijatan dengan menggunakan tekanan 20-30 kg supaya bisa mendapat efek yang khusus bagi tubuh konsumen.

Dan dapat pula dengan melakukan sesuatu yang lebih menarik dan terlihat lebih profesional. Misalnya si ahli pijat tersebut dengan mata terpejam mampu mengetahui bahwa tekanan pijatannya memang benar 30 kg sesuai dengan alat ukur yang distandarkan. Sebagai tambahan informasi, bisa diberitahukan bahwa untuk atlet biasanya menggunakan tekanan 40 kg.

Pada saat pemijat melakukan tugasnya, dia harus menunjukkan sangat profesional dengan memberikan informasi-informasi yang penting bagi konsumen, misalnya, tekanan seperti apa saja yang biasa dilakukan,teknik pengenduran yang benar ada berapa cara, dan jangan lupa juga harus dijelaskan bahwa pemijat juga telah belajar langsung dari ahlinya dari Jepang.

Selain itu juga bisa dijelaskan mengenai kegunaan minyak yang dipakai, sehingga semua informasi yang diberikan ilmiah dan sangat berguna. Hal ini yang disebut building trust dengan menggunakan teknik cross selling di depan. Ini merupakan salah satu unsur WHY MARKETING, yang bisa menjelaskan bahwa pemijat ini sangatlah profesional jika ada konsumen yang menanyakan mengapa harus menggunakan jasanya.

Ketika para konsumen merasa puas, mereka bisa kita berikan dua voucher. Berupa diskon 50% untuk kunjungan berikutnya, ditambah mendapat minyak dengan ramuan khusus untuk pemijatan dalam kemasan botol kecil. Minyak tersebut merupakan aroma terapi dengan value sama dengan harga jasa pemijatannya ( dan mungkin harga minyaknya lebih mahal ),namun dengan syarat kupon tersebut hanya berlaku jika konsumen tersebut datang berdua.

Dan jika nantinya mereka datang berdua,kita bisa memberikan dua kupon lagi, yang bisa digunakan untuk kunjungan berikutnya. Dengan demikian dari satu konsumen menjadi dua, kemudian dua menjadi empat dan seterusnya.

Bila kondisi penjualan mulai sepi, voucher tersebut bisa diberikan kembali kepada para konsumen untuk memperkuat pemasaran. Berbagai ide dan inspirasi pemasaran yang telah teruji untuk meningkatkan pemasaran akan terus saya berikan dalam artikel-artikel saya selanjutnya. Karena itu, selalu ikuti artikel MARKETING REVOLUTION saya di Koran SINDO ini.(*)
Tung Desem Waringin
Pelatih Sukses No 1 di Indonesia The most Powerful People and Ideas in Business
2005


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: