Oleh: karanetclub | September 13, 2010

Bisnis Ngga Harus dengan Modal UANG Kok.

Saya udah buktikan kLo bisnis emang bisa tanpa modal hasil sangat lumayan buat jajan…hahahaa…

kLo ngga punya modal uang, paling tidak kita udah punya modal dengkul dan otak, naah gunakanlah dengkul dan otak tersebut sebagai aset, otak digunakan sedikit agar bagaimana melihat peluang disekitar bisa dijadikan uang dan dengkul untuk jalan alias melakukan TINDAKAN. Walaupun tanpa modal uang, karena aset tersebut merupakan modal yang diberikan Tuhan untuk di pergunakan.

Kebanyakan bisnis tanpa modal awalnya diawali dengan jadi marketing dan bos pada diri sendiri.

Pengalaman pribadi saya ketika menjalankan bisnis tanpa modal awalnya berkenalan dengan pemilik distributor dan importir bahan finishing bangunan (engsel,slot kunci,hak angin,arfur,handle,closet,pintu pvc,shower,keran,dll) dan saya punya ALASAN KUAT mengapa harus berkenalan dengan beliau. Kemudian saya lobi beliau agar barangnya saya jualkan asalkan dia mau sebagian barangnya dibawa sebagai sample beserta katalog dan barangnya tersebut diberi harga satuan termurah, kemudian saya jalan – jalan coba ke toko bangunan untuk membandingkan harga, ternyata harga yang diberikan toko bangunan antara 2-3 kali lipat dari yang saya ambil pada distributor tersebut.

Tanpa pikir panjang saya langsung bawa katalog dan sample untuk ditawarkan keperumahan2 yang ada di 1 kota, dengan menaikan harga 70% dari yang diberikan distributor (pastinya lebih murah 30% – 130% dr harga pasar/toko). Teryata mereka merespon sangat baik dan terjadilah repeat order. Bisa diperhitungkan kalau 1 perumahan yang luasnya kurang lebih 1 ha bisa membangun 70 rumah, mereka biasanya memesan bisa sampai 1000 unit barang. Bayangkan saja dalam 1 bulan 1 kota hampir bisa disupply. Selain itu juga pastinya kontraktor ini tidak membuat perumahan di satu lokasi saja, tetapi dibeberapa lokasi, maka FAKTOR KALI nya berjalan disitu.

Pesanan barang biasa saya antarkan dulu baru transaksi. Masalah pembayarannya biasanya perumahan ada yang cash ada yang hutang. Kalau cash biasanya setelah perumahan bayar, langsung saya bayarkan kepada distributor. Kalau hutang tergantung gan, biasanya ada yang memberikan cek tunai atau kita berikan nota bon. Tapi kalau hutang biasanya saya minta DP 70% dulu, dengan pertimbangan bahwa barang yang saya berikan dibawah harga pasar kemudian bisa di hutang. Alasan lain bahwa dari 70% tersebut kita minimal sudah bisa untuk melunasi barang tersebut dan mendapat keuntungan sedikit. Kemudian sisanya 30% yang dihutang kontraktor itu merupakan keuntungan murni kita ((ingat bahwa barang sudah lunas, artinya keuntungan sisa saya terhitung adalah 50% dari nilai modal saya yang di hutang kontraktor))

Tapi perlu diingat, jika kita menghutangi kontraktor maka harus benar2 kita percaya dengan cara meninjau lokasi perumahan tersebut prospek kedepannya bagaimana. Apakah diminati oleh masyarakat atau tidak?? Dan harus ada limit untuk menghutangi kontraktor, baik itu waktu dan nominal. (Masalah seperti ini akan ditemukan solusinya ketika sudah PRAKTIK…)

Ide seperti ini nyaris tanpa modal, bahkan bisa menghutangi kontraktor pula. Yang saya gunakan untuk ini adalah modal

* PD/muka tembok (diajarin mentor niih), ngga usah malu kLo nyari rezeki yang halal – awalnya sempet diejek tuh ama pegawainya (mahasiswa kok jualan engsel…hahaa…tapi dijawab aja, “asalkan halal dan ngga jadi dosa boleh donk pak, emang mahasiswa ngga boleh cari duit yaa??? hihihiii….”)

* Kepercayaan

* Action / praktik / lakukan tindakan sekarang juga…Ngga usah mikir ini – itu – kLo rugi gmn – ntar kLo dicuekin gimana – kLo ngga dapet pelanggan gimana…Mestinya mikirnya KEPEPET deeh – kLo saya ngga makan gimana – kLo ngga sekarang, kapan lag -i…Yang penting bertindak, kLo udah bertindak baru mikir………….semua ada hikmah dan jalannya kok, kLo terlalu banyak mikir ngga jalan2

* Lain2 : Bensin, Pulsa, haus minum diwarung…hahahaa…

Dan yang puaaaaling penting lagi adalah saya dapat iILMUNYA dari PARA DEVELOPER / KONTRAKTOR yang membangun perumahan, bahkan ada yang tanpa modal untuk bangun perumahan dan segala seluk beluk properti…bUju buneeng….hihihiii…

Bener2 IDE=UANG yang dilihat dari PELUANG dan menjadikan itu sebuah ILMU/PENGALAMAN baru…

Ini hanya sekedar sharing pengalaman saja…Bagi yang memilki pengalaman lain bisa di share disini, buat inspirasi kita bersama…

Diharapkan para master experience nasional ikut yaa berbagi pengalamannya sebagai inspirator dan motivator kita, apalagi dibidang industri, retail, properti, jasa,dll………

Salam,

Rikval Fachruri

http://www.facebook.com/profile.php?id=1270377141


Responses

  1. Buat Rikval yang pertama mau aku ucapin salut ma kamu ga tanpa modal bisa jalan….karena biasany tuch kita ada modal baru bisa jalan…Nah kamu mau ga jadi temen aku..aku seorang karyawati nech..sebenernya sech dari kecil dah terbiasa berdagang tapi berhubung aku pengen ngerasain dunia kerja jadi aku kerja dech di satu perusahaan bidang distributor listrik…aku sich pengenya kerja sambil usaha..kamu bisa kasih masukan ga…soalnya aku terbentur ma modal juga sech….atas saran kamu aku ucapin banyak terima kasih..itupun kalo kamu mao..kasih masukan…ke aku…

    >>>kunjungi aja facebooknya:http://www.facebook.com/profile.php?id=1270377141

  2. thnk gan,nice artikel

  3. terimakasih telah share pengalamannya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: